Ohai! thanks for view, comments and following me :)
Showing posts with label #kangenmantan. Show all posts
Showing posts with label #kangenmantan. Show all posts

Friday, December 28, 2012

28 = Something Failed

“Hai, apa kabar kamu?” lama tak melihatmu seakan mata ku telah di butakan untuk tak dapat melihatmu. "Apa kabar kamu ? Aku merindumu."


Hari ini, 28-Desember-2012
Masih ingat kan? Ini tanggal 28 loh . tentu saja kalau kamu menanyakanku aku tak akan pernah lupa.
28-08-08 dan sekarang 28-12-12. Aku masih menyimpan rindu dari beberapa musim yang kau tinggalkan. Kadang rindu itu bersembunyi di mataku. KAMU, rindu yang masih sama seperti kemarin. Selalu menjadi bagian yang tak pernah bisa pergi dari hidupku. Entah mengapa untukmu, hatiku tak pernah pelit-pelit merindu. 

kutuk aku menjadi lelucon! Ya, aku ingin membuatmu tertawa dan melupakan sakit atas kesalahanku dulu. Mungkin itu akan membuatmu senang.


"aku adalah lelaki yang kadang suka bertingkah konyol. 
         Dan kekonyolan itu makin lengkap hari ini, ketika menulis ini aku malah merindukanmu."
Selamat tanggal 28.


Sincerely
Laki-laki Pemalu(mu) dulu.

Sebuah Percakapan Yang Tak Kau Dengar

Sebuah percakapan singkat yang tak kau dengar .

  • Otak: udahlah ta, nggak usah terus dipandangin fotonya
  • Mata: berani kamu ngomong gitu ke aku? Kamu aja sampai saat ini masih terus mikirin dia kan?!
  • Otak: aku terus mikirin dia gara-gara kamu dan telinga!
  • Telinga: kenapa jadi aku?
  • Otak: kamu terus-terusan dengerin suaranya, setiap hari yang kamu dengarkan hanyalah lagu-lagu yang dia nyanyikan untukmu
  • Telinga: jangan salahkan aku, salahkan tangan! Tangan yang memutar lagu itu. Dan lihat saja, tangan masih saja memeluk boneka beruang hadiah darinya.
  • Tangan: salahkan mulut! Mulut tak pernah henti bercerita tentangnya
  • Mulut: salahkan jantung! Jantung masih saja berdegup kencang setiap berpapasan dengannya
  • Jantung: salahkan jemari! Untuk apa jemari masih menulis segala hal tentang dia?! 
  • Hati: sudahlah kalian jangan saling menyalahkan, semua salahku. Aku merindukannya, sehingga semua yang kalian lakukan hanya tentangnya. Sejujurnya aku berat melepasnya. Aku masih menyimpan rasa untuknya. Aku ingin sekali membuangnya, namun rasa itu terlanjur menyebar. Semuanya salahku. Maafkan aku

--- FIN ---
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...